Merokoklah Supaya Masuk Surga…

Pak, bapak kan tahu kalau merokok itu tidak baik bagi kesehatan, kenapa bapak masih melakukannya?

Ah, tidak sehat itu kan kata peneliti-peneliti dari barat, negerinya para kafir, kamu tidak boleh begitu saja percaya (lalu membacakan ayat yang menyuruh waspada terhadap tipu daya orang kafir)

Pak, pemerintah kita tidak cukup goblok untuk memaksa pabrik rokok menempeli setiap bungkus produk mereka dengan peringatan bodoh yang belum terbukti kebenarannya. Bapak bisa beri jawaban lain yang lebih pantas?

Hahaha (tertawa bijak) saya hanya bercanda, saya ingin tau setajam apa daya pikir kamu. Ternyata kamu cukup kritis. Bagus itu! Manusia memang harus berpikir kritis! (Lalu membacakan ayat yang memerintah manusia agar menggunakan akal).

Sebenarnya begini, kamu tahu kan posisi saya saat ini? Saya ini sekarang jadi panutan umat, apapun yang saya ucapkan atau lakukan akan selalu diikuti umat secara membabi buta. Kalau saya berhenti merokok, lalu umat ikut berhenti, lalu bagaimana nasib jutaan orang yang bekerja di pabrik rokok? Juga jutaan lain yang secara tidak langsung bergantung pada industri rokok? Bagaimana nasib keluarga mereka? Bagaimana nasib anak-anak mereka? Jangan lupa, banyak dari mereka juga seiman dengan kita, apa itu bukan berarti menganiaya saudara seiman? Dosanya lebih besar lagi kan? (Dengan fasih membaca ayat yang melarang menganiaya orang lain apalagi yang seiman)

Wah, mulia sekali, saya sangat terharu melihat kerelaan Bapak mengorbankan kesehatan demi kesejahteraan orang lain. Baru sekarang saya tau, ternyata berhenti merokok bisa menyebabkan dosa (manggut-manggut sambil garuk-garuk kepala).

Tapi Pak, saya lihat, ketika dirumah Bapak sering merokok di depan anak dan istri, bukankah itu sama saja meracuni tubuh mereka, setiap hari, sepanjang tahun? Kenapa Bapak bisa tega melakukan itu? Lalu dalam angkutan umum bapak juga merokok tanpa mempedulikan orang-orang sekitar yang pasti ikut teracuni oleh asap rokok bapak. Itu kan menganiaya orang lain namanya. Katanya tidak boleh menganiaya. Bagaimana itu?

Nak, demi kebaikan umat, apapun akan saya korbankan dengan tulus dan penuh keikhlasan, termasuk harta benda dan bahkan keluarga saya. Mungkin saya memang berdosa terhadap anak istri saya, mungkin juga berdosa terhadap orang-orang di angkutan umum, tapi coba deh kamu berpikir lebih luas.

Dengan menghisap rokok, saya sudah menolong jutaan manusia yang terlibat di industri rokok agar tetap memiliki pekerjaan, menolong dapur mereka agar bisa tetap berasap, menolong anak mereka agar tetap bisa sekolah. Jadi meski saya sedikit berdosa, tapi pahala yang saya dapat sangat jauh lebih besar!. Anak dan istri saya juga mendapat pahala karena membantu saya untuk berbuat baik. Orang-orang diangkot juga akan dapat pahala karena membiarkan saya melakukan perbuatan mulia, ingat… [membacakan ayat tentang perintah agar saling menasihati dalam kebaikan]. Kamu ngerti sekarang?

Hmmm, sebenarnya saya agak pusing. Jadi kesimpulannya, merokok itu meski tidak baik untuk kesehatan, tapi sebenarnya malah memberi kita banyak pahala ya?

Iya, benar sekali! Apalagi kalau dilakukan dengan penuh kesadaran dan selalu diawali dengan menyebut nama Tuhan. Dengan merokok kita akan mendapatkan banyak pahala. Dan semakin banyak pahala, semakin mudah kita akan masuk surga! Yakinlah, Perhitungan Tuhan itu tidak mungkin salah!!! (Dengan berapi-api membacakan ayat yang menyatakan bahwa perhitungan Tuhan tidak akan salah, dan semua orang akan mendapatkan balasan sesuai perbuatannya)

Ok, ok, ok. Cukup Pak, cukup…! Terimakasih banyak. (Setelah cium tangan langsung pamit buru-buru cari Norit)

1 comment so far

  1. physicaholic on

    he..he..tapi harus masuk neraka dulu karena sudah mengorbankan orang dan lingkungan …masuk surganya belakangan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: