*mata memandang langit, tersepona*

Hanya ingin mengungkapkan apa yang sedang aQ pikirkan…

Beberapa hari sebelum hari ini saat liburan sekolah, setiap aQ bangun tidur selalu saja terdengar rintikan hujan. Baik itu deras maupun gerimis. Kalau bukan itu, pasti saat aQ memandang keluar jendela, di langit yang ada hanyalah awan berwarna abu-abu. Dan pasti, kita memperkirakan kalau sebentar lagi atau beberapa lama lagi akan hujan. Mengetahui itu, yang awalnya aQ bersemangat untuk menjalani hari baru(yang biasanya dikarenakan mau jalan2 bersama keluarga atau bersama teman2) menjadi padam. Tapi semangat itu tidak padam seluruhnya, karena mungkin saja perkiraan kita salah. Dan yang pasti akan aQ lakukan setelah melihat keadaan yang seperti itu adalah berdoa agar tidak hujan. Atau kalau perlu, dan memang sangat diperlukan dan memang hasilnya 100% berhasil aQ akan menyanyikan ini dengan keras, lantang, dan berkali-kali:

“Hujan, hujan pergilah.. Datang lagi lain hari…!”

Keadaan seperti itu terkadang membuat aQ yang awalnya susah tidur gara2 kepanasan menjadi susah tidur gara2 kedinginan(oh, kecuali kalo aQ memang bener2 sangat ngantuk. tidak peduli dingin atau tidak, aQ langsung tertidur) Gara2 cuaca seperti ini, liburanku yang seharusnya menyenangkan malah hancur gara2 hujan. Hhh…

Kemaren dan kemaren2 setelah liburan sekolah(alias pas aQ sudah masuk sekolah) saat aQ bangun tidur, hendak mengambil handuk yang ada di teras belakang rumah dan pintu keluarnya membuatku langsung berhadapan dengan langit nan luas. Sempat terkejut melihatnya, melihat 2 bintang bersebelahan di pagi hari(mungkin lebih tepat subuh) Sebuah perkiraan yang terlintas di benakku, “Pasti hari ini akan cerah!” membuat semangatku semakin timbul, semakin berkobar, dan membuatku ingin cepat2 memulai perjalanan hari ini. Pada malam harinya, saat aQ naik ojek, kepalaku menghadap ke atas langit dengan harapan ada bintang di depan mataku. Lalu setelah melihat yang ada di langit, aQ tersenyum kagum, senang, gembira, bahagia. Kukira hanya ada 1 bintang yang akan ada, ternyata berjuta-juta taburan bintang menghiasi langit malam nan gelap ini. Subhanallah… Hanya kalimat itu yang bisa kuucapkan. Taburan bintang itu seperti sebuah rayuan. Membuatku terpesona akan keindahan dunia juga kekuasaan dan kebesaran yang hanya menjadi milik-Nya. Pemandangan yang kutangkap itu masih belum bisa kuhapus dari ingatan. Hhh.. Subhanallah indahnya!!!

Tapi disela-sela bahagia akan keindahan bintang itu, terkadang suka merindukan kehadiran hujan. Tapi lagi, disela-sela bahagia akan kehadiran hujan, malah merindukan taburan bintang. Jadi gak jelas… Tapi yang bisa kusimpulkan dari keduanya itu, itu semua adalah bukti dari keagungan-Nya, kebesaran-Nya. Itu hanya merupakan bagian kecil dari keagungan-Nya yang tiada batas. Cuaca panas, dingin, taburan bintang, hujan, semua itu merupakan anugerah-Nya yang diberikan padaku. Bukan, tapi kepada kita semua…

3 comments so far

  1. phrostypoison on

    Anugerah alam ini harus kita eksplorasi sendiri demi mendapatkan pengalaman yang lebih indah lagi.

    Nice post.

  2. oLa on

    klo aQ ga pdli ,, mw ujan mw panas .. sabet aja jalan²nya
    hehe

    postnya bgoes😉

  3. dtha13 on

    hehe, makasi comment nyah yiia,,
    saia “anak baru kampung sebelah” di wordpress.

    entah kenapa saia selalu seneng kalo lagi ujan.
    muga-muga aja bandung dilanda ujan lagih besok-besok. (^_^)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: